Sabtu, 10 Desember 2011

Pemain Ingin Satu Kompetisi Saja

Pemain Ingin Satu Kompetisi Saja
Caroline Damanik | Selasa, 06 Desember 2011 | 18:32 WIB
Dibaca: 16413
|
Share:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pemain Timnas Indonesia, Patrich Wanggai.
JAKARTA, KOMPAS.com – Dua kompetisi sepak bola akbar di Indonesia tengah berjalan. Adalah Indonesian Premier League (IPL) yang ditukangi oleh PSSI melalui PT Liga Primer Indonesia Sportindo (LPIS), ada pula Indonesia Super League (ISL) yang baru saja dimulai 1 Desember kemarin dan dinyatakan tidak sah oleh PSSI. Keduanya diikuti oleh klub-klub papan atas Indonesia meski akhirnya mereka harus memilih. Namun, bagaimana sebenarnya pendapat para pemain?

Pemain Persidafon Dafonsoro, Patrich Wanggai, enggan masuk ke dalam polemik dualisme yang terkait dengan peraturan PSSI dan juga keputusan para pejabat klub. Namun, Patrich mengutarakan harapannya sebagai pemain profesional.

“Saya tak mau banyak komentar. Kalau kita pemain pasti ingin satu liga saja. Tapi sikap saya tetap konsisten tergantung dengan tim mana saya menandatangani kontrak,” katanya di Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Pemain tim nasional U-23 ini mengharapkan solusinya bisa segera ditemukan, baik oleh PSSI maupun oleh klub. Pasalnya dengan bersatu, Patrich percaya sepak bola Indonesia bisa lebih maju ke depannya.

“PSSI harus berunding lagi untuk merumuskan satu liga saja,” tambahnya.

Persidafon Dafonsoro, klub dimana Patrich bergabung, memilih ikut ISL bersama 17 klub lainnya. Pertandingan di awal tidak mengalami kendala dari masalah izin keamanan sampai izin penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno sekalipun. CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, yang menjadi penyelenggara mengatakan ISL merupakan amanat dari kongres tahunan PSSI di Bali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar